loading
Berita
VR

Klasifikasi Proses Produksi Pulp Moulding

Agustus 08, 2023


Proses produksi cetakan pulp

adalah metode manufaktur di mana pulp diproses menjadi bentuk yang diinginkan melalui cetakan. Menurut metode pemrosesan dan karakteristik proses yang berbeda, proses produksi cetakan pulp dapat dibagi menjadi empat jenis: pengepresan kering, pengepresan basah, pengepresan semi-kering dan pengepresan langsung. Berikut ini adalah pengenalan rinci untuk setiap proses:




1. Proses pengepresan kering


Proses pengepresan kering, juga dikenal sebagai cetakan kering, adalah metode pencetakan dengan kadar air yang rendah di dalam pulp. Proses ini cocok untuk situasi di mana kadar air pulp lebih rendah dari 10%. Dalam proses pengepresan kering, pulp pertama-tama dikeringkan dan dikompresi, kemudian ditempatkan dalam cetakan, di mana pulp dibentuk menjadi bentuk yang diinginkan dengan tekanan mekanis bertekanan tinggi. Produk yang dihasilkan dengan metode ini biasanya relatif keras dan stabil, dan cocok untuk beberapa produk dengan kebutuhan tinggi, seperti karton, kardus, dll.



2. Proses pengepresan basah


Proses pengepresan basah adalah metode pencetakan di bawah kondisi kadar air pulp yang tinggi. Proses ini cocok untuk situasi di mana kadar air pulp sekitar 20%. Dalam proses pengepresan basah, pulp dikeringkan sampai batas tertentu dan kemudian ditempatkan dalam cetakan dimana tekanan mekanis digunakan untuk membentuk pulp menjadi bentuk yang diinginkan. Produk yang dihasilkan dari proses pengepresan basah biasanya relatif lunak, sehingga cocok untuk beberapa produk yang perlu dibengkokkan atau dideformasi, seperti piring kertas, cangkir kertas, dll.


Pulp molding production process


3. Proses pengepresan semi kering


Proses pengepresan semi kering merupakan kombinasi dari proses pengepresan kering dan proses pengepresan basah. Kadar air pulp berada di antara pengepresan kering dan pengepresan basah, biasanya antara 10% dan 20%. Proses pengepresan semi-kering menggabungkan keuntungan dari dua proses, yang tidak hanya dapat mempertahankan tingkat kekerasan dan stabilitas tertentu, tetapi juga mempertahankan tingkat kelembutan dan plastisitas tertentu. Proses ini cocok untuk beberapa aplikasi di mana persyaratan kinerja produk antara keras dan lunak, seperti beberapa bahan kemasan kertas.



4. Proses tekanan langsung


Proses pengepresan langsung adalah suatu metode dimana pulp langsung dimasukkan ke dalam cetakan, kemudian pulp dibentuk menjadi bentuk yang diinginkan dengan tekanan mekanis. Proses ini relatif sederhana dan cocok untuk beberapa produk dengan bentuk yang relatif sederhana. Namun, proses kompresi langsung biasanya tidak dapat menjaga kestabilan dan konsistensi produk, sehingga kurang digunakan pada beberapa aplikasi yang membutuhkan performa produk yang lebih tinggi.


Singkatnya, pilihan proses produksi cetakan pulp bergantung pada persyaratan kinerja, kompleksitas bentuk, dan efisiensi produksi produk yang diinginkan. Jenis proses yang berbeda memiliki karakteristik dan ruang lingkup aplikasi yang berbeda, dan produsen dapat memilih proses yang sesuai untuk menghasilkan produk pulp yang dibutuhkan sesuai dengan situasi spesifik.


Pulp molding production process


Informasi dasar
  • Tahun Didirikan
    --
  • Jenis bisnis
    --
  • Negara / Wilayah
    --
  • Industri utama
    --
  • produk utama
    --
  • Orang Hukum Perusahaan
    --
  • Total karyawan
    --
  • Nilai keluaran tahunan
    --
  • Pasar ekspor
    --
  • Pelanggan yang bekerja sama
    --
Chat
Now

Kirim pertanyaan Anda

Pilih bahasa lain
English
Română
italiano
日本語
Türkçe
bahasa Indonesia
العربية
Deutsch
简体中文
français
русский
Português
Español
Ελληνικά
हिन्दी
Bahasa saat ini:bahasa Indonesia