dan produk plastik berbusa adalah dua jenis bahan yang berbeda dengan beberapa perbedaan signifikan dalam kinerjanya. Berikut perbandingan kinerjanya:
Produk cetakan pulp biasanya terbuat dari pulp, kertas, atau bahan selulosa alami lainnya. Produk ini dapat dicetak atau ditekan. Produk ini relatif kuat dan bertekstur keras.
Produk plastik berbusa umumnya terbuat dari polimer (seperti polistirena) yang mengembang membentuk struktur busa. Hal ini membuat produk plastik busa sangat ringan dan fleksibel pada saat yang bersamaan.
Produk cetakan pulp umumnya lebih berat daripada produk plastik mengembang dengan ukuran yang sama karena pulp itu sendiri relatif padat.
Produk plastik busa relatif ringan karena struktur busanya.

Produk cetakan pulp umumnya memiliki kekuatan mekanis dan kekerasan yang baik dan cocok untuk beberapa aplikasi yang memerlukan cangkang yang relatif kuat.
Sifat mekanis produk plastik berbusa relatif rendah, tetapi memiliki sifat penyerap goncangan dan bantalan tertentu.
Produk cetakan pulp umumnya lebih ramah lingkungan karena pulp merupakan sumber daya alam terbarukan dan limbah yang dihasilkan selama proses pembuatannya relatif mudah dibuang.
Pembuatan produk plastik berbusa melibatkan beberapa bahan kimia, dan plastik berbusa yang dibuang dapat menyebabkan polusi pada tingkat tertentu terhadap lingkungan.
Produk cetakan pulp sering digunakan dalam kemasan, karton, mangkuk kertas, dan aplikasi lain yang memerlukan cangkang luar yang relatif kuat.
Produk plastik berbusa sering digunakan dalam pengemasan, isolasi termal, penyerapan suara dan aplikasi lain yang memerlukan keringanan dan tingkat elastisitas tertentu.

Secara keseluruhan, pilihan antara produk cetakan pulp dan produk plastik berbusa bergantung pada kebutuhan aplikasi spesifik, seperti sifat mekanis yang diperlukan, persyaratan berat, pertimbangan lingkungan, dll.